Nama
lengkap Hafshah yakni Hafshah binti Umar bin Khaththab bin Naf’al bin
Abdul-Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Rajah bin Adi bin Luay dari suku
Arab Adawiyah. Ibunya yaitu Zainab binti Madh’un bin Hubaib bin Wahab bin
Hudzafah, saudara perempuan Utsman bin Madh’un. Hafshah dilahirkan pada tahun
yang sangat terkenal dalam sejarah orang Quraisy, yaitu ketika Rasullullah
shalallahu ‘alaihi wa sallam memindahkan Hajar Aswad ke tempatnya semula
setelah Ka’bah dibangun kembali setelah roboh karena banjir. Pada tahun itu
juga dilahirkan Fathimah az-Zahra, putri bungsu Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wa sallam dari empat putrid.
Setelah
menikah dengan 'Aisyah r.h.a, Rasulullah saw. menikah dengan hafshah binti
'Umar bin al-Khatab ra. Sebelumnya, Hafshah r.h.a telah menikah dengan Khunais
bin khudzafah ra. di Makkah. Ia juga termasuk sahabat yang memeluk Islam pada
masa awal dan ikut berhijrah ke Habasyah, kemudian ikut berhijrah ke Madinah.
Ia juga menyertai perang Badar. Dalam perang tersebut dan perang Uhud, ia
terluka parah, sehingga lukanya sulit disembuhkan. Pada tahun ke-2 atau ke-3
Hijriyah, Khunais ra. wafat. Pada waktu itu, Hafshah r.h.a ikut berhijrah ke
Madinah bersama dengan suaminya. Setelah menjanda, pada mulanya Umar ra.
menawarkan Hafshah r.h.a kepada Abu Bakar ra., Ia berkata, "Saya ingin
menikahkan Hafshah denganmu" Tetapi Abu Bakar ra. hanya berdiam diri.
Ketika istri Utsman ra., Ruqayyah yang juga putri Rasulullah saw. meninggal
dunia, Hafshah r.h.a pun ditawarkan kepada Utsman ra. Jawab Utsman ra.
"Saat ini saya belum berniat untuk menikah" Kemudian Umar ra.
mengadukan semua itu kepada Rasulullah saw. sabda beliau, "Saya akan
menunjukkan kepada Hafshah r.h.a suami yang lebih baik dari pada Utsman ra. Dan
bagi Utsman istri yang lebih baik dari pada Hafshah r.h.a" Akhirnya pada
tahun ke-2 atau ke-3 Hijriyah, Rasulullah saw. sendiri yang menikahi Hafshah
r.h.a dan Utsman ra dinikahkan dengan Ummi Kultsum, putri Rasulullah saw.
Hafshahr.h.a merupakan seorang ahli ibadah dan ahli zuhud. Sering kali ia tidak tidur
pada malam hari dan selalu berpuasa pada siang harinya. Ia pernah di talak satu
oleh Rasulullah saw. dan atas kejadian itu, Umar ra. sangat bersedih hati.
sebenarnya Rasulullah saw. juga merasa bersedih. Kemudian datanglah Jibril as.
dan berkata, "Allah swt. memerintahkan agar engkau rujuk kembali dengan
Hafshah r.h.a" Disamping karena Hafshah r.h.a adalah seorang istri yang
ahli ibadah, beliau juga khawatir dengan kesedihan Umar ra. Akhirnya Rasulullah
saw. rujuk kembali dengan Hafshah r.h.a. Hafshah r.h.a meninggal dunia di
Madinah pada bulan Jumadil 'Ula tahun 45 Hijriyah, dalam usia kurang lebih 63
tahun. Sebagian riwayat menyebutkan bahwa ia wafat pada tahun 41 Hijriyah,
dalam usia 60 tahun.
masih banyak kisah, diantaranya: nabi, sahabat nasbi dan wali yang dapat kita jadikan contoh dalam kehidupan kita, selengkapnya silahkan baca disini
masih banyak kisah, diantaranya: nabi, sahabat nasbi dan wali yang dapat kita jadikan contoh dalam kehidupan kita, selengkapnya silahkan baca disini

Artikelnya bermanfaat buat saya, visit juga ya http://malam-lailatul-qadar.blogspot.com/
BalasHapus